Petani Lamongan Sambut Baik Kenaikan Harga Gabah dan Beras

author surabayapagi.com

share news
share news

URL berhasil dicopy

share news
Panen raya di Kabupaten Lamongan, Foto: Pemkab Lamongan.
Panen raya di Kabupaten Lamongan, Foto: Pemkab Lamongan.

i

SURABAYAPAGI.COM, Lamongan - Kesepakatan naiknya harga pembelian gabah dan beras jelang masa panen raya padi pada bulan Maret 2023 di sambut baik oleh kalangan petani di Lamongan. Pasalnya, kesepakatan ini berpihak pada petani.

Ketua Himpunan Kerukunan Tani Indonesia (HKTI) Lamongan Suharjito mengatakan, HKTI sebagai organisasi yang bergerak di bidang agrikultur menyambut baik kesepakatan antara Pemerintah melalui Badan Pangan Nasional/National Food Agency (NFA) bersama para pelaku usaha penggilingan padi terkait besaran harga pembelian gabah dan beras menjelang masa panen raya padi bulan Maret 2023 itu.

"HKTI menyambut baik inisiatif pemerintah untuk menaikkan harga gabah dari petani dan beras ini," kata Suharjito, Rabu (22/2/2023).

Suharjito mrnuturkan, harga gabah di tingkat petani normalnya adalah antara Rp 5 ribu hingga Rp 5.500 dan jika dihargai dibawah Rp 5 ribu atau Rp 5.500 maka petani tidak akan mendapatkan apa-apa. Apalagi, lanjutnya, dengan adanya perubahan musim atau cuaca seperti saat ini petani tidak mampu secara manual mengeringkan gabah hasil panennya sehingga petani harus menyewa alat pengering gabah yang harganya juga tidak murah.

"Pada musim panen seperti sekarang ini di mana terjadi perubahan cuaca, petani tidak bisa mengeringkan gabah hasil panen dan harus menyewa alat pengering gabah yang harganya saja Rp 400 per kilogram," ujarnya.

Menanggapi keluhan pedagang tentang naiknya harga gabah dan beras jelang masa panen raya padi bulan Maret 2023 sesuai kesepakatan tersebut, ia menilai bahwa dengan harga yang sudah ditetapkan pemerintah tersebut masih masuk akal.

Menurutnya, siapapun bisa menghitung jika gabah dan beras dijual dengan harga seperti kesepakatan tersebut masih ada untung.

"Siapapun bisa menghitung itu, kalau beras dijual dengan harga Rp 9 ribu masih ada untung kok," tuturnya.

Sebagaimana diketahui, pemerintah melalui Badan Pangan Nasional/National Food Agency (NFA) bersama para pelaku usaha penggilingan padi menyepakati harga pembelian gabah dan beras jelang masa panen raya padi bulan Maret 2023. Kesepakatannya, harga gabah dan beras naik sekitar 8-9%.

Kesepakatan penetapan ceiling price ini mulai berlaku pada 27 Februari 2023 sampai batas waktu yang belum ditentukan.

"Ceiling price yang disepakati tersebut lebih tinggi sekitar 8 sampai 9 persen dari harga pembelian pemerintah (HPP) yang ditetapkan dalam Peraturan Menteri Perdagangan No. 24 Tahun 2020. Kenaikan tersebut tentunya mempertimbangkan naiknya harga pokok produksi saat ini," ujar Kepala Badan Pangan Nasional Arief Prasetyo Adi. lmg

Berita Terbaru

3 Mantan Petinggi BGN Ditangkap Kejagung, SPPG di Ponorogo Lumpuh 

3 Mantan Petinggi BGN Ditangkap Kejagung, SPPG di Ponorogo Lumpuh 

Kamis, 04 Jun 2026 15:31 WIB

Kamis, 04 Jun 2026 15:31 WIB

SURABAYA PAGI, Ponorogo-Pengusutan kasus dugaan korupsi di internal Badan Gizi Nasional (BGN) oleh Kejaksaan Agung (Kejagung) mulai memicu efek domino di…

Dishub Bakal Perbaiki Layanan Kinerja Transportasi Publik Suroboyo Bus dan Wira-Wiri

Dishub Bakal Perbaiki Layanan Kinerja Transportasi Publik Suroboyo Bus dan Wira-Wiri

Kamis, 04 Jun 2026 15:22 WIB

Kamis, 04 Jun 2026 15:22 WIB

SURABAYAPAGI.com, Surabaya - Menyusul adanya keluhan masyarakat terkait perilaku berkendara yang dinilai kurang tertib, Pemerintah Kota (Pemkot) Surabaya…

Rehabilitasi Trotoar dan Drainase di Jalan Buya Hamka, Dinperkim Jombang Anggarkan Rp 3 Miliar

Rehabilitasi Trotoar dan Drainase di Jalan Buya Hamka, Dinperkim Jombang Anggarkan Rp 3 Miliar

Kamis, 04 Jun 2026 15:10 WIB

Kamis, 04 Jun 2026 15:10 WIB

SURABAYAPAGI.com, Jombang - Sebagai upaya mengurangi genangan air di kawasan perkotaan yang masih terus berlanjut, Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Jombang…

Atasi Krisis Makam di Perkotaan, Pemkab Ngawi Siapkan Lahan Pemakaman Baru Seluas 1,8 Hektare

Atasi Krisis Makam di Perkotaan, Pemkab Ngawi Siapkan Lahan Pemakaman Baru Seluas 1,8 Hektare

Kamis, 04 Jun 2026 15:04 WIB

Kamis, 04 Jun 2026 15:04 WIB

SURABAYAPAGI.com, Ngawi - Sebagai upaya strategis mengatasi keterbatasan tempat pemakaman yang terjadi di sejumlah wilayah perkotaan, Pemerintah Kabupaten…

Suara Gemuruh dan Bau Amoniak Diduga dari Pabrik Petrokimia Gresik Bikin Warga GKB Resah

Suara Gemuruh dan Bau Amoniak Diduga dari Pabrik Petrokimia Gresik Bikin Warga GKB Resah

Kamis, 04 Jun 2026 15:01 WIB

Kamis, 04 Jun 2026 15:01 WIB

SURABAYAPAGI.com, Gresik - Warga Perumahan Gresik Kota Baru (GKB), Kabupaten Gresik, dikejutkan oleh suara gemuruh keras yang berlangsung terus-menerus pada…

Cara Unik Basmi TPS Liar, DLH Kota Surabaya Pasang Puluhan Pot Bunga di Sejumlah Titik

Cara Unik Basmi TPS Liar, DLH Kota Surabaya Pasang Puluhan Pot Bunga di Sejumlah Titik

Kamis, 04 Jun 2026 14:49 WIB

Kamis, 04 Jun 2026 14:49 WIB

SURABAYAPAGI.com, Surabaya - Menindaklanjuti kebiasaan warga membuang sampah sembarangan di tempat pembuangan sampah (TPS) liar, kini Dinas Lingkungan Hidup…