SKK Migas Jabanusa: Wilayah Jatim dan Jateng Capai 106 Persen Produksi Minyak Mentah

author surabayapagi.com

share news
share news

URL berhasil dicopy

share news
Ilustrasi petugas Satuan Kerja Khusus Pelaksana Kegiatan Usaha Hulu Minyak dan Gas Bumi (SKK Migas) saat memeriksa ketersediaan minyak mentah. SP/ SBY
Ilustrasi petugas Satuan Kerja Khusus Pelaksana Kegiatan Usaha Hulu Minyak dan Gas Bumi (SKK Migas) saat memeriksa ketersediaan minyak mentah. SP/ SBY

i

SURABAYAPAGI.com, Surabaya - Satuan Kerja Khusus Pelaksana Kegiatan Usaha Hulu Minyak dan Gas Bumi (SKK Migas) Jawa, Bali, dan Nusa Tenggara (Jabanusa) melaporkan produksi minyak mentah di Jawa Timur (Jatim) dan Jawa Tengah (Jateng) sudah melampaui target atau 106 persen. Angka ini tercatat untuk kategori lifting minyak per Oktober 2023.

Hal tersebut diketahui dari target lifting minyak wilayah Jawa Tengah dan Jawa Timur ditentukan sebesar 181.000 barrel oil per day (bopd). Realisasi hingga Oktober 2023, tercatat sebesar 193.000 bopd atau sedikit melewati target tersebut.

"Dari sisi minyak alhamdulillah kita bisa masih di atas target, 106 persen. Jadi sekitar 193.000 barel minyak per hari rata-rata sampai dengan Oktober 2023," ujar Kepala Perwakilan SKK Migas Jabanusa Nurwahidi, Selasa (28/11/2023).

Dia menyebut, salah satu kontribusinya datang dari PGN Saka. Diketahui, dalam Anggaran Pendapatan dan Belanja Negara Perubahan (APBN-P) Tahun 2023, PGN Saka punya target lifting sekitar 6.500 bopd. 

"Kelihatannya makin lama makin naik produksi dari minyaknya ya PGN Saka ya. Insya Allah bisa bertahan sampai akhir tahun ini di atas sekitar 6.800-an sampai 7.000 barel minyak per hari," tuturnya.

Nurwahidi berharap lifting ini bisa konsisten hingga akhir tahun 2023. Dengan begitu, target lifting minyak bisa kembali melebihi target yang ditetapkan.

"Jadi untuk minyak sekali lagi kita alhamdulillah bisa mencapai target bahkan melebihi target," sambung Nurwahidi.

Sebelumnya, PGN Saka berfokus pada kegiatan eksplorasi untuk mencari sumber minyak dan gas bumi (Migas) baru, sehingga dapat berperan dalam menjaga keberlanjutan produksi dengan bertambahnya cadangan energi.

Disisi lain, Direktur Utama PGN Saka Avep Disasmita mengatakan, PGN Saka telah melakukan pengeboran sumur eksplorasi dan produksi pada sejumlah lapangan migas yang dioperatori sendiri dan juga yang bersama mitra. Hal tersebut merupakan program strategis Saka di tahun 2023.

"Skala kami tetap skala upstream. Kedepan kami ingin menggiatkan kembali eksplorasi, karena bisa menambah portofolio cadangan energi," kata Avep. 

Kegiatan eksplorasi diantaranya dilakukan pada satu sumur di Lapangan Kepodang agar dapat menambah cadangan migas. Nantinya gas yang dihasilkan dialirkan lewat pipa gas 14 inch yang dioperasikan oleh PT Kalimantan Jawa Gas (KJG) sehingga bisa menjaga berkelanjutan pasokan energi untuk Jawa Tengah dan sekitarnya.

"Mudah-mudahan eksplorasi gasnya berhasil dan bisa mulai produksi di Lapangan Kepodang," ujarnya.

Untuk diketahui, saat ini Lapangan Pangkah memproduksi sebesar 28 ribu barel setara minyak. Lapangan tersebut menyuplai gas ke PLN sekitar 20 - 15 BBTUD, sementara minyak sekitar 7 ribu - 8 ribu barel.

Kini PGN SAKA memiliki 10 aset hulu migas di Indonesia dan 1 aset di luar negeri. Satu asset dalam hal ini adalah di Fasken, Texas untuk memanfaatkan gas yang unconventional dan sudah berproduksi sekitar 80 - 90 MMSCFD. PGN Saka memiliki 36 persen Participating Interest (PI). sb-01/dsy

Berita Terbaru

KIP JAWARA Lamongan Dapat Jatah 387 Penerima

KIP JAWARA Lamongan Dapat Jatah 387 Penerima

Senin, 05 Okt 2026 17:51 WIB

Senin, 05 Okt 2026 17:51 WIB

SURABAYAPAGI.com, Lamongan - Program Dinas Sosial Provinsi Jawa Timur berupa bantuan modal dan pemberdayaan usaha bagi masyarakat kurang mampu, KIP JAWARA…

Harga Gabah Kering Sentuh 9 Ribu, Bulog Sebut Petani Diuntungkan

Harga Gabah Kering Sentuh 9 Ribu, Bulog Sebut Petani Diuntungkan

Senin, 05 Okt 2026 17:44 WIB

Senin, 05 Okt 2026 17:44 WIB

SURABAYAPAGI com, Madiun - Harga beras premium di tingkat konsumen Kabupaten Madiun mencapai Rp15.000 per kilogram. Sementara itu, harga gabah kering di…

Layanan Uji KIR Drive True Dishub Sidoarjo Semakin Cepat Dan Praktis

Layanan Uji KIR Drive True Dishub Sidoarjo Semakin Cepat Dan Praktis

Senin, 05 Okt 2026 16:20 WIB

Senin, 05 Okt 2026 16:20 WIB

SURABAYAPAGI.com, Sidoarjo - Dinas Perhubungan (Dishub) Kabupaten Sidoarjo mempercepat dan mempermudah pelayanan kepada masyarakat. Salah satunya melalui…

Geliatkan Ekonomi Petani, Pemdes Kedungbocok Kebut Betonisasi JUT

Geliatkan Ekonomi Petani, Pemdes Kedungbocok Kebut Betonisasi JUT

Senin, 05 Okt 2026 16:04 WIB

Senin, 05 Okt 2026 16:04 WIB

SURABAYAPAGI.com, Sidoarjo - Pemerintah Desa (Pemdes) Kedungbocok, Kecamatan Tarik, Kabupaten Sidoarjo terus berkomitmen meningkatkan infrastruktur pertanian…

Digadang-gadang Jadi Penguat Ekonomi, Proyek Greenhouse Desa Singkalan Mangkrak dan Beralih Jadi Kandang Kambing

Digadang-gadang Jadi Penguat Ekonomi, Proyek Greenhouse Desa Singkalan Mangkrak dan Beralih Jadi Kandang Kambing

Senin, 05 Okt 2026 15:17 WIB

Senin, 05 Okt 2026 15:17 WIB

SURABAYAPAGI.com, Sidoarjo - Fasilitas pertanian modern berupa greenhouse budidaya melon di Desa Singkalan, Kecamatan Balongbendo, Kabupaten Sidoarjo, kini…

Warga Tak Mampu Kena Denda Listrik Rp1,2 Juta, Cak Yebe: Kalau Tak Ada Kebijakan, Saya Bayar

Warga Tak Mampu Kena Denda Listrik Rp1,2 Juta, Cak Yebe: Kalau Tak Ada Kebijakan, Saya Bayar

Senin, 05 Okt 2026 15:13 WIB

Senin, 05 Okt 2026 15:13 WIB

SURABAYAPAGI.com, Surabaya - Ketua Komisi A DPRD Kota Surabaya, Yona Bagus Widyatmoko mendapat keluhan dari seorang warga kurang mampu terkait denda listrik…