Polemik Proyek IKN hingga LFP

Cak Imin dan Tom Lembong Tantang Balik Luhut dan Bahlil: Positif Bagi Publik, Kita Adu Data

author surabayapagi.com

share news
share news

URL berhasil dicopy

share news
Cak Imin dan Tom Lembong saat kampanye Pura Seni Yogyakarta, Senin (29/01/2024). SP/ YGY
Cak Imin dan Tom Lembong saat kampanye Pura Seni Yogyakarta, Senin (29/01/2024). SP/ YGY

i

SURABAYAPAGI.com, Yogyakarta - Calon Wakil Presiden (Cawapres) nomor urut 01, Muhaimin Iskandar atau biasa disapa Cak Imin bersama Co-Captain Timnas AMIN Tom Lembong siap meladeni pernyataan Menko Maritim dan Investasi Luhut Binsar Pandjaitan hingga Menteri Investasi/Kepala BKPM Bahlil Lahadalia mengenai proyek IKN hingga lithium ferro phosphate (LFP).

Hal itu disampaikan Cak Imin saat dirinya menghadiri rapat umum rakyat Yogyakarta di Pura Seni. Dalam sambutannya Cak Imin juga turut meminta Tom Lembong ikut menyapa warga yang hadir.

"Mengambil baru yang baik, yang lebih baik, yang akan datang, namanya Pak Tom Lembong. Lebih dikenal lagi sebagai Oppa Tom Lembong," kata Cak Imin dalam sambutannya di Pura Seni Yogyakarta.

"Halo semuanya, assalamualaikum," ucap Tom Lembong.

Cak Imin lantas mengatakan bahwa saat ini sedang bersiap bersama Tom Lembong untuk menghadapi 'Opung'. "Jadi saya sama Pak Tom lagi siap-siap ngadepi Opung," ungkap Cak Imin.

Dua Menteri, Luhut dan Bahlil Keroyok Cak Imin dan Tom Lembong

Sebelumnya, Luhut terang-terangan mengkritik Tom Lembong. Pertama, soal pernyataan produksi Tesla di China tidak memakai nikel sebagai bahan baku kendaraan listrik. Luhut membantah Tesla sudah tidak menggunakan nikel dan 100 persen menggunakan lithium ferro phosphate (LFP) untuk mobil listrik. Perusahaan mobil listrik milik Elon Musk itu, kata dia, masih menggunakan nikel untuk baterai kendaraan listriknya.

“Tidak benar pabrik Tesla di Shanghai menggunakan 100 persen LFP atau lithium ferro phosphate untuk mobil listriknya. Mereka masih tetap gunakan nickel based baterai. Jadi seperti suplai nickel based baterai itu dilakukan oleh LG Korea Selatan untuk model mobil listrik yang diproduksi Tesla di Shanghai,” ujar Luhut.

Kemudian soal kritik Tom Lembong yang menyebut harga nikel ambles, Luhut mengingatkan bagaimana tren harga nikel dalam 10 tahun. Luhut mencatat, dalam 10 tahun terakhir ini harga nikel dunia di kisaran USD 15.000, bahkan pada periode 2014-2019 ketika Indonesia mulai mencanangkan hilirisasi harga nikel hanya sekitar USD 12.000.

"Jadi saya tidak mengerti bagaimana Tom Lembong memberikan statement seperti ini. Bagaimana Anda memberikan advice bohong calon pemimpin yang anda dukung. saya sedih lihat ada," kata Luhut.

Sementara itu, Bahlil Lahadalia juga mengatakan Tom Lembong berhalusinasi tinggi saat mengkritik IKN kurang investasi. "Sahabat saya ini kadang-kadang halusinasinya tingkat tinggi. Pertama saya katakan bahwa total rancangan investasi di IKN itu kurang lebih Rp 500 triliun. Di mana kebijakan negara 20 persen dari APBN. Berapa 20 persen, kalau itu Rp 500 triliun berarti Rp 100 triliun. Kalau Rp 400 triliun berarti Rp 80 triliun," tuturnya.

Menurut Bahlil, investasi sebesar itu tidak sekaligus langsung diguyur ke IKN. Paling tidak butuh waktu 10-20 tahun paling cepat untuk merealisasikan semuanya. Sementara, untuk menjawab kritik soal realisasi investasi di IKN, Bahlil mengatakan hal itu bisa dicek sendiri progres pembangunan di IKN sekarang.

Tambang Dinilai 'Mudharat', Kita Adu Data, Biar Masyarakat yang Menilai

Menanggapi hal itu, Tom Lembong menyebutkan, pihaknya siap adu data menanggapi setiap poin yang dilontarkan Luhut dan Bahlil.  Di sisi lain, menurut dia, ini baik bagi masyarakat dengan mengetahui data-data yang dipaparkan oleh setiap pihak yang berseberangan tersebut.

"Saya kira sudah kita mulai tanggapi satu per satu. Ini positif bagi publik, kita adu data, kita adu analisa, dan nanti biar masyarakat yang bisa menilai," kata Tom Lembong.

Sementara itu, Cak Imin menyatakan bahwa hilirisasi yang dilakukan selama ini cenderung mendatangkan "mudarat" dibanding "maslahat." Cak Imin mengatakan akan membandingkan antara manfaat dan keburukan dari adanya tambang tersebut dan tidak sesuai prinsip pembangunan berkeadilan.

"Berbagai kerusakan terus dilakukan. Bagaimana kita saksikan rusaknya alam raya kita karena kerakusan segelintir orang. Betul? Saya hari-hari ini mau ketemu Pak Luhut. Katanya mau adu data. Mau adu data apakah benar jumlah tambang-tambang kita maslahat dan mudharatnya nggak imbang," ungkap Cak Imin masih dalam sambutannya.

"Ngerti maslahat atau mudarat ndak? Jangan-jangan Opung nggak ngerti. Maslahat itu kemanfaatan, kemaslahatannya. Mudarat itu bahayanya. AMIN bertekad pembangunan yang benar adalah pembangunan yang maslahah, bukan pembangunan yang mudarat," lanjutnya. ygy-09/dsy

Berita Terbaru

Demi Keselamatan, KAI Daop 7 Madiun Perketat Pengawasan Operasional Lewat Sidak Malam

Demi Keselamatan, KAI Daop 7 Madiun Perketat Pengawasan Operasional Lewat Sidak Malam

Senin, 12 Okt 2026 16:01 WIB

Senin, 12 Okt 2026 16:01 WIB

SURABAYAPAGI.com, Blitar - PT Kereta Api Indonesia (Persero) Daerah Operasi 7 Madiun terus memperketat pengawasan operasional dan menegaskan komitmennya,…

Kantor Imigrasi Blitar Permudah Pengurusan Paspor melayani Masyarakat Lewat PASPORIA di CFD

Kantor Imigrasi Blitar Permudah Pengurusan Paspor melayani Masyarakat Lewat PASPORIA di CFD

Senin, 12 Okt 2026 15:59 WIB

Senin, 12 Okt 2026 15:59 WIB

SURABAYAPAGI com, Blitar - Kantor Imigrasi Kelas II Non TPI Blitar menghadirkan layanan PASPORIA (Paspor Ceria) di kawasan Car Free Day (CFD) Tulungagung, pada…

Peringati HUT ke-81 Provinsi Jawa Timur, Pemkot Mojokerto Perkuat Semangat Pembangunan Berkelanjutan

Peringati HUT ke-81 Provinsi Jawa Timur, Pemkot Mojokerto Perkuat Semangat Pembangunan Berkelanjutan

Senin, 12 Okt 2026 15:49 WIB

Senin, 12 Okt 2026 15:49 WIB

SURABAYAPAGI.com, Mojokerto – Pemerintah Kota Mojokerto menggelar upacara peringatan Hari Jadi ke-81 Provinsi Jawa Timur di Lapangan Sasana Praja Abhipraya B…

Lewat Agregator COOSAE, Pemkot Batu Perkuat Akses Pasar Petani Lebih Luas

Lewat Agregator COOSAE, Pemkot Batu Perkuat Akses Pasar Petani Lebih Luas

Senin, 12 Okt 2026 15:47 WIB

Senin, 12 Okt 2026 15:47 WIB

SURABAYAPAGI.com, Batu - Guna menghubungkan pasokan hasil panen petani dengan pasar modern secara berkelanjutan, Pemerintah Kota (Pemkot) Batu terus…

Niat Baik Serahkan Agunan Berujung "Bencana" SLIK OJK, Bank BUMN Digugat di PN Sidoarjo

Niat Baik Serahkan Agunan Berujung "Bencana" SLIK OJK, Bank BUMN Digugat di PN Sidoarjo

Senin, 12 Okt 2026 15:03 WIB

Senin, 12 Okt 2026 15:03 WIB

​SURABAYA PAGI, ​Sidoarjo — Pengalaman pahit harus dialami oleh Agus Jayadi yang akrab disapa Agus Galembo, seorang pengusaha ayam hidup (broker LB) asal Si…

Tekan Penyebaran TBC, Dinkes Ponorogo Gencarkan Skrining X-Ray di 21 Kecamatan

Tekan Penyebaran TBC, Dinkes Ponorogo Gencarkan Skrining X-Ray di 21 Kecamatan

Senin, 12 Okt 2026 15:02 WIB

Senin, 12 Okt 2026 15:02 WIB

SURABAYAPAGI.com, Ponorogo - Sebagai langkah strategis dalam mengejar target penemuan 2.499 kasus TBC sepanjang 2026, Dinas Kesehatan (Dinkes) Ponorogo…