Jumat Berkah

Sepulang Haji, Mesti Makin Sabar

author surabayapagi.com

share news
share news

URL berhasil dicopy

share news

SURABAYAPAGI.COM, Surabaya - Saat saya pulang haji, sebelum masuk rumah, mengerjakan salat dua rakaat di Masjid terdekat. Lalu berdoa dan bersyukur kepada Allah SWT.

Itu dinamakan salat sunah safar sebanyak dua rakaat.

Wahbah Az-Zuhaili dalam kitab Fiqih Islam wa Adillatuhu Jilid 3 turut menyebutkan beberapa sunnah setelah pulang haji yang patut diperhatikan oleh umat muslim.

Mengutip dari buku Ringkasan Fikih Sunnah Sayyid Sabiq karya Syaikh Sulaiman Ahmad Yahya Al-Faifi, kita dianjurkan menyegerakan pulang setelah ibadah haji .

Juga memberi kabar kepada keluarga.

Hal ini agar mereka tidak terkejut dengan kedatangannya yang tiba-tiba.

Dan yang utama, setelah pulang haji, sepatutnya seorang muslim berperilaku lebih baik dari sebelum-sebelumnya. Ini salah satu tanda diterimanya ibadah hajinya selayaknya pula kebaikan dirinya terus meningkat.

Itu dinamakan ia telah memiliki sifat ifsya'us salam atau senantiasa menebarkan kedamaian. Disitu ada tanda haji mabrur yaitu selalu menebar kebaikan.

Ini saya peroleh dari istilah "mabrur" yang berasal dari bahasa Arab yang berarti diterima atau diterima dengan baik.

Oleh karena itu, haji mabrur adalah haji yang diterima oleh Allah SWT.

Predikat haji mabrur iman dan takwanya lebih tinggi, sikap dan perilakunya lebih baik dari pada sebelum melaksanakan ibadah haji.

Dan ia menjadi teladan dalam kehidupan masyarakat.

Dan kata kiai saya, jika ibadah hajinya tidak bercampur dengan dosa (syirik dan maksiat), maka balasannya adalah surga.

Rasulullah shallallahu 'alaihi wa sallam bersabda, “Dan haji mabrur tidak ada balasan yang pantas baginya selain surga.” (HR. Bukhari dan Muslim).

Pertanyaannya, mudahkah seorang haji menghiasi diri dengan amal kebaikan dan berkontribusi dan memiliki kepedulian sosial.?

Godaan terbanyak nelakukan maksiat. Ini merupakan salah satu ciri-ciri haji yang tidak mabrur.

Maksiat adalah segala perbuatan yang melanggar perintah Allah SWT dan Rasul-Nya SAW. Melakukan maksiat dapat mengurangi pahala haji, bahkan dapat membuat haji tidak mabrur.

Saya catat ada berbagai macam maksiat yaitu berzina

Mencuri, membunuh, mengonsumsi makanan atau minuman yang haram, Berjudi sampai Menggunjing atau memfitnah orang lain.

Maksiat-maksiat tersebut dapat dilakukan secara sengaja atau tidak sengaja. Namun, baik yang disengaja maupun tidak disengaja, maksiat dapat mengurangi pahala haji.

Hal ini karena haji adalah ibadah yang membutuhkan kekhusyukan dan ketenangan.

Apalagi mengganggu orang lain, maka kekhusyukan hajinya akan berkurang dan pahalanya pun akan berkurang.

Oleh karena itu, sangat penting bagi jamaah haji untuk menghindari segala bentuk gangguan terhadap orang lain. Jamaah haji harus selalu bersikap sabar, toleran, dan saling menghormati. Dengan demikian, ibadah haji dapat berjalan dengan lancar dan mabrur.

Tidak bersabar, menurut kiai saya merupakan salah satu ciri-ciri haji yang tidak mabrur.

Mengingat, haji adalah ibadah yang membutuhkan kesabaran. Maklum, banyak sekali rukun dan wajib haji yang harus dikerjakan. Jika jamaah haji tidak bersabar, maka ia akan kesulitan dalam melaksanakan ibadah haji dengan baik dan benar. ([email protected])

 

Oleh:

Hj Lordna Putri

Berita Terbaru

KAI Dukung Program Diskon Transportasi dari Pemerintah untuk Kereta Ekonomi Komersial di Wilayah Daop 7 Madiun

KAI Dukung Program Diskon Transportasi dari Pemerintah untuk Kereta Ekonomi Komersial di Wilayah Daop 7 Madiun

Sabtu, 06 Jun 2026 18:28 WIB

Sabtu, 06 Jun 2026 18:28 WIB

SURABAYAPAGI.com, Blitar - Liburan Sekolah lebih hemat, PT Kereta Api Indonesia (Persero) Daerah Operasi 7 Madiun menyatakan dukungan penuh terhadap program…

Kuasa Hukum 2 Rekanan Kirim Surat ke Perumda Delta Tirta Harus Bayar Tagihan Rp1,4 M Sesuai Perintah Hakim Kasasi MA

Kuasa Hukum 2 Rekanan Kirim Surat ke Perumda Delta Tirta Harus Bayar Tagihan Rp1,4 M Sesuai Perintah Hakim Kasasi MA

Sabtu, 06 Jun 2026 18:24 WIB

Sabtu, 06 Jun 2026 18:24 WIB

SURABAYAPAGI.com, Sidoarjo - Kasus penolakan pembayaran proyek pengadaan pipa di Perusahaan Umum Daerah (Perumda) Delta Tirta Sidoarjo kembali mencuat.…

Sparta Pena FC Tumbangkan Bank Jatim 3-2 di Laga Penuh Kontroversi  ‎

Sparta Pena FC Tumbangkan Bank Jatim 3-2 di Laga Penuh Kontroversi ‎

Sabtu, 06 Jun 2026 15:16 WIB

Sabtu, 06 Jun 2026 15:16 WIB

‎SURABAYAPAGI.COM, Madiun – Sparta Pena FC Madiun meraih kemenangan setelah menundukkan Bank Jatim dengan skor 3-2 dalam lanjutan Mini Soccer Grup D Kapolres Cu…

Komitmen Jaga Iklim dan Lingkungan, PLN UID Jatim dan DLH Surabaya Tanam 60 Pohon

Komitmen Jaga Iklim dan Lingkungan, PLN UID Jatim dan DLH Surabaya Tanam 60 Pohon

Sabtu, 06 Jun 2026 15:10 WIB

Sabtu, 06 Jun 2026 15:10 WIB

SurabayaPagi, Surabaya - Dalam rangka memperingati Hari Lingkungan Hidup Sedunia, PLN Unit Induk Distribusi (UID) Jawa Timur bersama Dinas Lingkungan Hidup…

Sidang Perdana Kasus Dugaan Korupsi, Thariq Siapkan Eksepsi   ‎

Sidang Perdana Kasus Dugaan Korupsi, Thariq Siapkan Eksepsi  ‎

Sabtu, 06 Jun 2026 13:39 WIB

Sabtu, 06 Jun 2026 13:39 WIB

‎SURABAYAPAGI.COM, Madiun — Thariq Megah, mantan Kepala Dinas Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang (PUPR) Kota Madiun, dijadwalkan menjalani sidang perdana kasus d…

Kesadaran Gizi Meningkat, Industri Susu Formula Hadapi Tuntutan Kualitas dan Proses Produksi

Kesadaran Gizi Meningkat, Industri Susu Formula Hadapi Tuntutan Kualitas dan Proses Produksi

Sabtu, 06 Jun 2026 13:25 WIB

Sabtu, 06 Jun 2026 13:25 WIB

SurabayaPagi, Jakarta – Kesadaran orang tua terhadap pemenuhan gizi anak sejak dini terus meningkat, seiring bertambahnya informasi terkait kandungan nutrisi d…