Sukses Kembangkan Varietas Baru, Warga Gondang Buka Wisata Petik Salak

author surabayapagi.com

share news
share news

URL berhasil dicopy

share news
Kebun salak Desa Kebontunggul Kecamatan Gondang Kabupaten Mojokerto yang sukses ditanami varietas baru. SP/Dwy AS
Kebun salak Desa Kebontunggul Kecamatan Gondang Kabupaten Mojokerto yang sukses ditanami varietas baru. SP/Dwy AS

i

SURABAYAPAGI.COM, Mojokerto - Salak Kebontunggul memang tak sepopuler salak pondoh Jogja. Tapi soal citarasa, salak asli dari Kecamatan Gondang Kabupaten Mojokerto ini tak kalah manis dari salak pondoh. 

Bahkan salak ini memiliki ukuran lebih besar dan daging buah yang lebih tebal dibanding salak pondoh Jogja.

Ikhsan (55), pemilik lahan salak Kebontunggul mengatakan varietas salak miliknya ini dikembangkannya sendiri dari hasil persilangan antara salak pondoh Jawa Tengah dengan salak lokal Mojokerto.

"Awalnya kita beli bibit salak pondoh jogja sebanyak 300 batang. Kemudian kita kawinkan hingga beranak bibit baru. Bibit yang sudah dewasa kita ambil batang tunasnya lalu kita stekkan dengan bibit asli pondoh," terangnya.

Asli coba-coba Ikhsan ini tak langsung berbuah mulus. Pasalnya, sempat beberapa kali hasil stekkanya tak sukses berkembang. Atau bahkan, ada yang berhasil tumbuh, namun cita rasa salaknya tak semanis dan seenak salak pondoh. 

"Saya terus melakukan riset, bagaimana menciptakan varietas baru yang lebih unggul ketimbang varietas asalnya. Semula hasilnya tak memuaskan, karena rasanya agak asam dan sepet. Lalu terus kita kreasikan sesuai dengan kontur tanah Mojokerto. Akhirnya membuahkan hasil luar biasa," tukasnya.

 

Sejak saat itu, ia berhasil menanam ratusan bibit baru hasil risetnya itu ke lahan seluas 3 hektar yang dimilikinya. Bahkan, salak miliknya kini mampu dipanen sebanyak 100 kilogram per harinya.

"Kalau panen raya bulan Desember dan Januari hasilnya bisa berlipat ganda dari hari biasanya," ujarnya.

Meski memiliki lahan luas dengan ratusan tanaman salak, Ikhsan tak lantas kesulitan untuk melempar hasil panennya. Sebab, banyak pengunjung yang datang sendiri untuk membeli salaknya. 

"Saya tidak pernah melayani tengkulak partai besar, karena melayani pengunjung saja kadang masih kurang-kurang. Mereka ini adalah warga sekitar atau bahkan warga luar Mojokerto yang penasaran membeli salak langsung dari kebunnya," ujarnya.

Setiap harinya, lanjut Ikhsan, ada puluhan pengunjung yang selalu mampir di kebun salaknya. Tak sekedar membeli, mereka juga bisa tamasya sembari menggelar tikar di kebun.

"Ibaratnya ini wisata petik salak, warga bisa masuk ke kebun dan memilih sendiri buah salak langsung dari pohonnya. Namun tetap kita dampingi, lantaran untuk memetik salak tak semudah seperti buah lainnya, karena banyak durinya," tukasnya.

Terpisah, Samiaji (50), Pengelola Lahan Salak Kebon Tunggul mengatakan selain  salak, pengunjung juga dapat membeli buah durian dan petai asli dari kebun tunggul. 

"Karena ada sisa lahan, maka kita juga tanami buah duren dan petai. Eh ternyata upaya coba-coba ini kok juga sukses. Dua tanaman itu juga tumbuh subur bersanding dengan salak di lahan kita," ungkapnya.

Samiaji mengaku sebelum ditanami salak, lahan seluas tiga hektar itu pernah ditanami cengkeh, mangga dan pisang. Namun karena hasilnya tak menguntungkan, akhirnya sejak tahun 2005 lalu dialihkan menanam salak.

"Kalau salak kan usia pohonnya lebih lama ketimbang buah lainnya. Dan hasil panennya juga lebih banyak ketimbang buah pisang dan mangga, sehingga lebih menguntungkan dari segi bisnis," tukasnya.

Kedepan, Samiaji dan Ikhsan menginginkan kebun salak miliknya ini bisa menjadi lokasi wisata baru di kabupaten Mojokerto. Ia ingin menjadikan kebun salak miliknya ini menjadi wisata petik salak.

"Kalau wisata petik apel dan anggur kan sudah banyak, kita ingin membuat wisata petik salak di kebun kita ini. Pengunjung bisa bebas selfi sepuasnya," pungkasnya. Dwi

Berita Terbaru

Terjebak Hampir 12 Jam, Nenek di Blitar Ditemukan Tewas Terjatuh Dalam Septic Tank

Terjebak Hampir 12 Jam, Nenek di Blitar Ditemukan Tewas Terjatuh Dalam Septic Tank

Jumat, 20 Mar 2026 13:36 WIB

Jumat, 20 Mar 2026 13:36 WIB

SURABAYAPAGI.com, Blitar - Nenek di Blitar Ditemukan Tewas Lansia tewas  Karminem 60 warga Desa Krisik Kec.Gandusari Kabupaten Blitar, di temukan tewas dalam …

Kokola Group Konsisten Dampingi Mudik Gratis Jatim, Tebar Sharing Happylicious untuk 4.000 Pemudik

Kokola Group Konsisten Dampingi Mudik Gratis Jatim, Tebar Sharing Happylicious untuk 4.000 Pemudik

Jumat, 20 Mar 2026 12:37 WIB

Jumat, 20 Mar 2026 12:37 WIB

SURABAYAPAGI.com, Surabaya - Program Mudik Gratis Angkutan Lebaran tahun 2026/1447 H yang diselenggarakan oleh Pemerintah Provinsi (Pemprov) Jawa Timur tak…

Tersulut Emosi, Pelaku Bakar Rukonya Sendiri, Kerugian Tembus Puluhan Juta

Tersulut Emosi, Pelaku Bakar Rukonya Sendiri, Kerugian Tembus Puluhan Juta

Kamis, 19 Mar 2026 14:45 WIB

Kamis, 19 Mar 2026 14:45 WIB

SURABAYAPAGI.com, Blitar - Warga di Blitar tergopoh gopoh padamkan api yang membakar sebuah Ruko milik Pasutri Adi Kurniawan dan Sri Sulastri warga Desa…

Program KURMA 2026, Adira Finance Fasilitasi 300 Pemudik dengan Bus ke Solo dan Yogyakarta

Program KURMA 2026, Adira Finance Fasilitasi 300 Pemudik dengan Bus ke Solo dan Yogyakarta

Kamis, 19 Mar 2026 14:13 WIB

Kamis, 19 Mar 2026 14:13 WIB

SurabayaPagi, Jakarta – PT Adira Dinamika Multi Finance Tbk kembali menggelar program mudik gratis Kembali Seru Bersama (KURMA) 2026 untuk mendukung perjalanan …

Milad ke-8 SD Almadany, Perkuat Komitmen Pendidikan Berbasis Pengalaman

Milad ke-8 SD Almadany, Perkuat Komitmen Pendidikan Berbasis Pengalaman

Kamis, 19 Mar 2026 13:07 WIB

Kamis, 19 Mar 2026 13:07 WIB

SURABAYAPAGI.com, Gresik – SD Alam Muhammadiyah Kedanyang (SD Almadany) Kebomas Gresik memperingati milad ke-8 pada 19 Maret 2026 dengan mengusung tema “…

PT Megasurya Mas Bagi Ribuan Bingkisan Warga Dua Desa

PT Megasurya Mas Bagi Ribuan Bingkisan Warga Dua Desa

Kamis, 19 Mar 2026 11:46 WIB

Kamis, 19 Mar 2026 11:46 WIB

SURABAYAPAGI.com, Sidoarjo - Hari kemenangan 1 Syawal 1447 H / 2026 menjadi kegiatan rutin tiap tahun jelang Idul Fitri, PT Megasurya Mas, membagikan hasil…