Barang Bawaan Calon Jamaah Haji yang Disita

Rela Bawa Ulegan untuk Nyambel, dan Palu-Paku untuk Jemuran

author surabayapagi.com

share news
share news

URL berhasil dicopy

share news
Petugas memeriksa koper Calon Jamaah Haji di Asrama Haji Embarkasi Surabaya dan ditemukan beberapa barang yang dilarang dibawa di dalam pesawat.
Petugas memeriksa koper Calon Jamaah Haji di Asrama Haji Embarkasi Surabaya dan ditemukan beberapa barang yang dilarang dibawa di dalam pesawat.

i

SURABAYAPAGI, Surabaya -  Setelah menunggu dua tahun terakhir, akhirnya calon jemaah haji (CJH) Indonesia asal Jawa Timur tahun ini dapat berangkat ke tanah suci.  Tercatat hingga Selasa (7/6/2022), Embarkasi Surabaya telah memberangkatkan enam kloter ke Tanah Suci melalui Bandara Internasional Juanda Surabaya.  Beragam cerita menarik dan barang bawaan unik dari setiap kloter keberangkatan jemaah haji menghiasi,mulai dari membawa rokok 10 bungkus, cobek hingga paku dan palu. Berikut kisahnya yang dihimpun tim wartawan Surabaya Pagi Mariana Setiawati dan Solichan Arief.

Sejak pemberangkatan kelompok terbang (kloter) 1 hingga 3 misalnya, Petugas Panitia Penyelenggara Ibadah Haji (PPIH) Embarkasi Surabaya banyak menyita alat pengisi daya atau power bank yang dibawa jamaah calon haji, saat melakukan pengecekan ditemukan pula jamaah yang membawa beras 5 liter .

Beras tersebut di temukan dari jemaah haji asal Kabupaten Tuban , ia beralasan membawa beras 5 liter dalam jurigen dan dimasukkan dalam koper karena ingin masak sendiri. "Biar kalau lapar, tinggal masak sendiri," ujarnya. 

Kakanwil Kemenag Provinsi Jatim Husnul Maram  menjelaskan membawa power bank dilarang dalam penerbangan internasional karena tergolong mudah meledak. ‘Dan kami juga mengimbau jemaah tidak perlu membawa beras karena selama berada di Tanah Suci sudah dijamin makanannya," ucapnya.

Saat pemeriksaan barang bawaan jamaah calon haji Kloter 3, pada Minggu, 5 Juni lalu, PPIH Embarkasi Surabaya kembali menemukan sebuah koper yang berisi power bank dan juga 10 bungkus rokok. 10 bungkus rokok itu terpaksa harus dibongkar dari dalam koper karena melebihi batas maksimal yang diperbolehkan aturan penerbangan internasional. 

"Batas maksimal yang diperbolehkan dalam penerbangan internasional hanya sebanyak 200 batang rokok atau 2 slop saja," kata Husnul Maram .

 

Cobek untuk Ulegan

Lain halnya pada hari kelima, Embarkasi Surabaya menemukan rombongan jemaah haji membawa cobek. "Tadi, sebelum naik bus menuju bandara, tas tenteng jemaah diperiksa dulu melalui x-ray, dan masyaallah ya, dari kloter 5 asal Lamongan ternyata ada cobeknya, mungkin mau dibuat ngulek sambel di sana," kata Husnul Maram yang juga Ketua PPIH Embarkasi Surabaya, Selasa (7/6/2022).

Menurut Maram, cobek tersebut akhirnya diamankan petugas haji daerah dan dibawa pulang ke Lamongan. Barang tersebut bisa diambil kembali oleh si pemilik sekembalinya dari tanah suci di kantor Kementerian Agama (Kemenag) kabupaten kota setempat.

"Cobek gak boleh dibawa di dalam kabin pesawat. Takutnya kan, bila ada apa-apa, barang-barang seperti cobek disalahgunakan untuk melempar atau tindakan anarkhis lainnya dalam pesawat, kan berbahaya," tutur Maram.

Selain cobek, ada lagi yang membawa palu, paku, tampar serta barang tajam lainnya. "Jemaah yang ingin membawa gunting, silet, pisau silakan dimasukkan koper bagasi saja, jangan ditaruh di tas tenteng ya," kata Maram. 

Kepala Kanwil Kemenag Jatim ini menambahkan, wawasan masyarakat terkait barang bawaan pun makin hari makin membaik. Hal ini dibuktikan dari kloter lima asal Kota Surabaya yang tidak ditemukan adanya cairan di atas 100 ml dalam tas tenteng jemaah.

"Jadi, dari 146 tas tenteng jemaah kloter lima asal Surabaya, petugas tidak mengamankan cairan ataupun gel sama sekali. Hanya mengamankan benda tajam seperti gunting, silet, paku, dan palu saja," ujarnya. ana/rif/cr2/rm

Berita Terbaru

Kejaksaan Didesak Telusuri Uang Anggota KPRI Sejahtera Jombang yang Capai Miliaran

Kejaksaan Didesak Telusuri Uang Anggota KPRI Sejahtera Jombang yang Capai Miliaran

Sabtu, 22 Agu 2026 18:51 WIB

Sabtu, 22 Agu 2026 18:51 WIB

SURABAYA PAGI, Jombang- Aktivis dari LSM ALMAS Independen, Arifin mengungkapkan kejanggalan dalam kasus Koperasi Pegawai Republik Indonesia (KPRI) Sejahtera…

Diikuti Ratusan Regu, Gerak Jalan Kota Mojokerto Meriah Bertabur Kostum Menarik

Diikuti Ratusan Regu, Gerak Jalan Kota Mojokerto Meriah Bertabur Kostum Menarik

Sabtu, 22 Agu 2026 15:07 WIB

Sabtu, 22 Agu 2026 15:07 WIB

  SURABAYA PAGI.COM, Mojokerto – Sebanyak 120 regu pelajar dari berbagai jenjang pendidikan mengikuti Lomba Gerak Jalan Merah Putih Kota Mojokerto, Sabtu (2…

Setelah APJ, Pemkab Madiun Siapkan Skema KPBU untuk Pembangunan Jalan

Setelah APJ, Pemkab Madiun Siapkan Skema KPBU untuk Pembangunan Jalan

Sabtu, 22 Agu 2026 14:59 WIB

Sabtu, 22 Agu 2026 14:59 WIB

‎SURABAYAPAGI.com, Madiun –Pemerintah Kabupaten Madiun siapkan skema Kerjasama Pemerintah dengan Badan Usaha (KPBU) untuk pembangunan infrastruktur jembatan dan…

SIMGROUP Perkuat Transformasi dan Budaya Inovasi Hadapi Perubahan Dunia Kerja

SIMGROUP Perkuat Transformasi dan Budaya Inovasi Hadapi Perubahan Dunia Kerja

Sabtu, 22 Agu 2026 14:21 WIB

Sabtu, 22 Agu 2026 14:21 WIB

SurabayaPagi, Jakarta – PT Swakarya Insan Mandiri atau SIMGROUP memasuki usia ke-19 dengan membawa semangat transformasi dan inovasi. Mengusung tema Leading t…

ORADO Jatim Bidik Lahirnya Atlet Domino Baru Lewat Turnamen Jurnalis Kemerdekaan 2026

ORADO Jatim Bidik Lahirnya Atlet Domino Baru Lewat Turnamen Jurnalis Kemerdekaan 2026

Sabtu, 22 Agu 2026 13:30 WIB

Sabtu, 22 Agu 2026 13:30 WIB

SurabayaPagi, Surabaya – Turnamen Domino Jurnalis Kemerdekaan 2026 menjadi momentum untuk memperkenalkan domino sebagai cabang olahraga yang mengedepankan s…

KPU Kota Blitar Gelar Bedah Buku Catatan Teknis Pilkada 2024

KPU Kota Blitar Gelar Bedah Buku Catatan Teknis Pilkada 2024

Sabtu, 22 Agu 2026 12:15 WIB

Sabtu, 22 Agu 2026 12:15 WIB

SURABAYAPAGI.com, Blitar — Kantor KPU Kota Blitar gelar bedah buku tentang catatan teknis penyelenggaraan Pilkada serentak tahun 2024 silam, pada Jumat, (…