Pemkab Sumenep Siapkan Strategi untuk Stabilkan Harga Bapok

author surabayapagi.com

share news
share news

URL berhasil dicopy

share news
Bupati Sumenep, Achmad Fauzi. Foto: Pemkab Sumenep.
Bupati Sumenep, Achmad Fauzi. Foto: Pemkab Sumenep.

i

SURABAYAPAGI.COM, Sumenep - Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Sumenep, Madura, Jawa Timur, berkomitmen untuk terus menjaga harga kebutuhan pokok tetap stabil dalam berbagai kondisi. Pasalnya, harga kebutuhan pokok di sejumlah daerah terus merangkak naik akhir-akhir ini sehingga dapat membebani masyarakat.

Bupati Sumenep, Achmad Fauzi mengatakan bahwa Pemkab Sumenep menyiapkan dua strategi untuk menekan harga kebutuhan pokok. Salah satunya yakni melakukan pemantauan pergerakan harga sembako di dua pasar induk yakni pasar Anom Baru dan Pasar Bangkal.

Jika terjadi kenaikan harga, pemerintah daerah langsung melakukan operasi pasar untuk menstabilkan harga.

“Ada tim yang bertugas memantau pergerakan harga kebutuhan di pasar dan kami juga melakukan operasi pasar saat harga mulai merangkak naik,” kata Fauzi, Selasa (4/7/2023).

Menurutnya, Pemkab telah berhasil menekan gejolak harga-harga kebutuhan pokok. Beberapa kebutuhan pokok cenderung mengalami penurunan sehingga membuat deflasi Kabupaten Sumenep pada bulan Juni 2023 ini menjadi yang terbesar se-Indonesia.

Berdasarkan data Badan Pusat Statistik (BPS), sepanjang bulan Juni 2023 ini, terdapat 12 kabupaten/kota di Indonesia yang mengalami deflasi. Adapun Kabupaten Sumenep mengalami deflasi paling besar yakni sebesar 0,42 persen.

“Untuk mencapai Kabupaten Sumenep mengalami deflasi paling dalam, sebesar 0,42 persen. Tim secara rutin, tim dua kali dalam seminggu mengecek harga kebutuhan barang pokok. Tim mencari tahu apa penyebab barang mahal dan kami mencari solusinya,” ujarnya.

Di samping itu, Kepala BPS Kabupaten Sumenep Ribut Hadi Candra mengatakan, inflasi di Sumenep pada Juni 2023 mengalami penurunan. Selain membuat deflasi terbesar se-Indonesia, strategi yang dilakukan Pemkab Sumenep juga dinilai mampu menurunkan inflasi di Kabupaten Sumenep.

“Pada bulan Mei, angka inflasinya mencapai 5,44 persen, pada bulan Juni angkanya berhasil turun, menjadi 4,53 persen,” ujar Candra.

Candra menyebut, deflasi di Kabupaten Sumenep dipengaruhi oleh penurunan harga komoditas makanan seperti tongkol yang diawetkan, ayam hidup, bayam, bawang merah, beras, udang basah, dan sawi hijau.

“Dari data tersebut menunjukkan bahwa faktor-faktor tertentu memengaruhi pergerakan harga di Sumenep, dan pada gilirannya berdampak pada deflasi di periode tersebut,” jelasnya. smn

Berita Terbaru

PDIP Kritik KPK yang Masih Suka OTT

PDIP Kritik KPK yang Masih Suka OTT

Minggu, 05 Jul 2026 20:51 WIB

Minggu, 05 Jul 2026 20:51 WIB

SURABAYAPAGI.com, Surabaya - Ketua DPP PDIP, Deddy Sitorus, yang anggota Komisi II DPR menyoroti dua Bupati Langkat dan Kuantan Singingi (Kuansing) secara…

Rp323 Miliar, Biaya Pesta Pernikahan Taylor dan Travis

Rp323 Miliar, Biaya Pesta Pernikahan Taylor dan Travis

Minggu, 05 Jul 2026 20:50 WIB

Minggu, 05 Jul 2026 20:50 WIB

SURABAYAPAGI.com, Surabaya - Beberapa nama besar hadir dalam pesta pernikahan Taylor dan Travis. Mereka antara lain Selena Gomez, Gigi Hadid, Bradley Cooper,…

Oknum Brimob dan TNI AL Terlibat Penyelundupan Sabu

Oknum Brimob dan TNI AL Terlibat Penyelundupan Sabu

Minggu, 05 Jul 2026 20:48 WIB

Minggu, 05 Jul 2026 20:48 WIB

SURABAYAPAGI.com, Surabaya - Direktorat Reserse Narkoba Polda Lampung membongkar upaya penyelundupan sekitar 5 kilogram sabu dan 202 butir pil ekstasi di…

Panas di New York, Dikisaran 40 hingga 46 C

Panas di New York, Dikisaran 40 hingga 46 C

Minggu, 05 Jul 2026 20:46 WIB

Minggu, 05 Jul 2026 20:46 WIB

SURABAYAPAGI.com, Surabaya - Gelombang panas ekstrem kini juga melanda wilayah timur laut Amerika Serikat, dengan Central Park, New York. Saat ini tercatat…

Puncak Musim Kemarau Diprediksi Agustus

Puncak Musim Kemarau Diprediksi Agustus

Minggu, 05 Jul 2026 20:44 WIB

Minggu, 05 Jul 2026 20:44 WIB

SURABAYAPAGI.com, Surabaya - Puncak musim kemarau di pulau Jawa diprediksi terjadi pada Agustus 2026. BMKG memprediksi puncak musim kemarau di Indonesia…

Gelombang Panas di Prancis, Tewaskan 1.000 Warga

Gelombang Panas di Prancis, Tewaskan 1.000 Warga

Minggu, 05 Jul 2026 20:43 WIB

Minggu, 05 Jul 2026 20:43 WIB

SURABAYAPAGI.com, Surabaya - Gelombang panas di Eropa, yang datang lebih awal pada musim panas tahun ini berlangsung sangat intens dan berkepanjangan. Ini…