Jumat Berkah

Tirakat

author surabayapagi.com

share news
share news

URL berhasil dicopy

share news

Ibadah puasa di bulan suci Ramadhan telah berlalu.  Untuk pengetahuan kita, dalam sejarah kerajaan di Jawa, puasa dapat dijadikan laku tirakat untuk menambah kekuatan, kesaktian serta kedigdayaan.

Saya catat, laku tirakat itu menahan nafsu. Ini sebagai upaya mendekatkan diri kepada Tuhan supaya keinginannya terkabul.

Sementara dalam khazanah pesantren, tirakat diserap dari kata thariqah yang berarti jalan.

Thariqah, tarekat, dan selanjutnya menjadi tirakat mempunyai arti tata cara atau jalan untuk mendekatkan diri pada Allah swt.

Dalam dunia pesantren tirakat bukanlah kata yang asing, bahkan sangat familiar dan menjadi laku spiritual para santri, agar mendapatkan ilmu yang bermanfaat dan berguna bagi dirinya, dan umumnya bagi masyarakat luas.

Tirakat biasanya identik dengan menjalankan puasa dan menahan lapar, disertai menjalankan amalan-amalan yang diijazahkan oleh para masyayikh atau kiai seperti doa, shalawat atau bahkan hizib.

Tirakat oleh Nabi Muhammad saw.

Tirakat nabi sudah jamak diketahui adalah puasa. Puasa merupakan senjata dan benteng yang sangat ampuh untuk mengendalikan semua bentuk hawa nafsu dan kemaksiatan.

Maka itu, para leluhur orang Jawa mengenal puasa pada era sebelum masuknya Islam.  Namanya Pasa atau Upawasa.

Puasa itu berasal dari kata Jawa kuno Pasa dan Upawasa, Pasa artinya belenggu, rantai, diikat.

Upawasa juga bisa diartikan sebagai menahan nafsu, yang kemudian diadopsi menjadi puasa dan pasa diadopsi menjadi poso dalam bahasa jawa.

Puasa sendiri adalah ritual ibadah yang tidak hanya dilakukan oleh umat islam saja.

Seorang ulama mengatakan semua agama mengenal puasa tidak hanya Islam.

Konon di Nusantara sendiri sudah mengenal puasa sebelum Islam masuk ke Indonesia.

Puasa saat itu artinya tidak jauh beda dengan hakikatnya puasa yang diajarkan dalam Islam yakni menahan hawa nafsu membuat puasa dalam ajaran jawa mudah diterima bagi masyarakat jawa waktu itu.

Para Walisongo yang menyebarkan Islam di Tanah Jawa dengan mudah mengajarkan puasa kepada para masyarakat tersebut.

Meski praktik puasa Islam dengan puasa yang menjadi tradisi di Tanah Jawa berbeda, namun secara hakikatnya sama, yakni melakukan ritual untuk menahan diri dari makan, minum, dan berkumpul dengan pasangan.

Artinya, puasa dalam tradisi kejawen mengandung maksud yang berbeda, diantaranya untuk menolak bala, untuk mendapatkan ilmu kanuragan dan kesaktian dan berbagai tujuan lain. Literasi yang saya baca, ada enam macam puasa yang jadi laku Tirakatnya.

Puasa dalam tradisi kejawen, selain banyak dilakukan pada zaman dahulu dengan tujuan tertentu, hingga kini tidak sedikit masyarakat jawa yang melakukan salah satu dari puasa tersebut dengan tujuan tertentu. ([email protected])

 

 

Oleh:

Hj. Lorna Putri

Tag :

Berita Terbaru

PLN UID Jawa Timur Ajak Masyarakat Manfaatkan Promo Tambah Daya Diskon 50 Persen

PLN UID Jawa Timur Ajak Masyarakat Manfaatkan Promo Tambah Daya Diskon 50 Persen

Rabu, 22 Jul 2026 19:05 WIB

Rabu, 22 Jul 2026 19:05 WIB

SurabayaPagi, Surabaya – Menyambut Hari Ulang Tahun (HUT) ke-81 Republik Indonesia, PT PLN (Persero) Unit Induk Distribusi (UID) Jawa Timur mengajak masyarakat …

Jawab Kebutuhan Hunian Fungsional, Signify Perkenalkan Philips Lighting Store di Surabaya

Jawab Kebutuhan Hunian Fungsional, Signify Perkenalkan Philips Lighting Store di Surabaya

Rabu, 22 Jul 2026 18:27 WIB

Rabu, 22 Jul 2026 18:27 WIB

SurabayaPagi, Surabaya – Perubahan preferensi masyarakat terhadap hunian yang lebih modern, personal, dan fungsional mendorong kebutuhan akan solusi p…

Majukan Koperasi, Plt Bupati Tulungagung Ahmad Baharudin Terima Penghargaan Pembina Koperasi Andalan Jatim 2026

Majukan Koperasi, Plt Bupati Tulungagung Ahmad Baharudin Terima Penghargaan Pembina Koperasi Andalan Jatim 2026

Rabu, 22 Jul 2026 18:18 WIB

Rabu, 22 Jul 2026 18:18 WIB

SURABAYAPAGI.com, Tulungagung - Pelaksana Tugas (Plt) Bupati Tulungagung Ahmad Baharudin menerima penghargaan sebagai pembina koperasi andalan Jawa Timur 2026.…

Bupati Lamongan Silaturahmi dan Beri Santunan kepada Keluarga Korban KMN Entok

Bupati Lamongan Silaturahmi dan Beri Santunan kepada Keluarga Korban KMN Entok

Rabu, 22 Jul 2026 18:14 WIB

Rabu, 22 Jul 2026 18:14 WIB

SURABAYAPAGI.com, Lamongan - Bupati Lamongan Yuhronur Efendi silaturahmi dan berikan dukungan secara langsung kepada keluarga anak buah kapal (ABK) Kapal Motor…

Kampung Kerapu Lamongan Terapkan Modernisasi Perikanan

Kampung Kerapu Lamongan Terapkan Modernisasi Perikanan

Rabu, 22 Jul 2026 18:13 WIB

Rabu, 22 Jul 2026 18:13 WIB

SURABAYAPAGI.com, Lamongan - Pemerintah Kabupaten Lamongan terus mendorong modernisasi sektor perikanan budidaya guna meningkatkan produktivitas dan…

Bupati Madiun Pasar Desa Harus Jadi Penggerak Ekonomi dan Sumber PAD  ‎

Bupati Madiun Pasar Desa Harus Jadi Penggerak Ekonomi dan Sumber PAD ‎

Rabu, 22 Jul 2026 16:18 WIB

Rabu, 22 Jul 2026 16:18 WIB

‎SURABAYAPAGI.com, Madiun – Bupati Madiun Hari Wuryanto mengatakan pasar desa harus terus dikembangkan karena menjadi pusat perputaran ekonomi masyarakat sek…